Forum Konsultasi Publik Rancangan RPJPD Kota Probolinggo Tahun 2025-2045 Dimulai

PROBOLINGGO – Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, drg. Ninik Ira Wibawati, membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Probolinggo Tahun 2025-2045 di Puri Manggala Bakti, pada Jumat (3/10). Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menyusun RPJPD Kota Probolinggo yang akan menjadi panduan pembangunan selama dua dekade mendatang.

FKP ini merupakan kelanjutan dari serangkaian tahapan penyusunan RPJPD, dimulai dari forum group discussion (FGD) pada 4 September 2023 hingga penandatanganan saran/masukan dari perangkat daerah pada 23 Oktober 2023 lalu. Dalam sambutannya, Sekda Ninik menyampaikan pentingnya merumuskan visi Kota Probolinggo untuk 20 tahun ke depan.

“Saat ini kita tidak sedang merencanakan sesuatu untuk satu atau dua tahun ke depan saja. Tetapi lebih dari itu, kita sedang merumuskan sesuatu yang lebih besar, bagaimana wajah Kota Probolinggo 20 tahun nanti,” ungkap Sekda Ninik.

Dalam proses penyusunan RPJPD, Sekda Ninik menekankan pentingnya mencari titik temu antara visi misi nasional, khususnya Visi Indonesia Emas tahun 2045, dengan cita-cita Kota Probolinggo. Hal ini harus dilakukan dengan cermat agar visi Kota Probolinggo tetap sesuai dengan visi misi nasional namun tetap mendukung kebutuhan dan harapan masyarakat setempat.

Salah satu fokus utama dalam merumuskan RPJPD adalah mengatasi ketimpangan pendapatan yang terjadi di Kota Probolinggo. Sekda Ninik menyoroti peningkatan angka gini ratio dari 0,311 pada tahun 2018 menjadi 0,322 saat ini. Untuk itu, upaya-upaya harus difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan berbasis prestasi, dukungan terhadap tempat peribadatan dan pondok pesantren, serta peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan seperti air bersih, pengelolaan sampah, dan penanganan kawasan kumuh.

Sekda Ninik juga menyampaikan keyakinannya bahwa Kota Probolinggo akan menjadi salah satu kota yang berpengaruh di wilayah sekitarnya. Sebagai contoh, saat ini sudah ada rencana pengembangan RSUD Ar Rozy menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi daerah-daerah di sekitar Kota Probolinggo.

Kepala Bappeda Litbang Kota Probolinggo, Dyah Sajekti Widowati Sigit, menekankan bahwa FKP ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan saran dari seluruh stakeholder guna menyempurnakan rancangan awal RPJPD Kota Probolinggo tahun 2025-2045. Dalam pertemuan kali ini, pemerintah daerah juga akan menyepakati hasil kesepakatan dengan pemangku kepentingan melalui penandatanganan berita acara.

Kegiatan FKP ini diikuti oleh 150 peserta, termasuk perwakilan dari Bappeda Provinsi Jatim, seluruh Kepala Perangkat Daerah, pengelola program pada Perangkat Daerah, perwakilan Forum Kelompok Masyarakat, serta tim penyusun perencanaan Bappeda Litbang Kota Probolinggo.

Dengan partisipasi aktif seluruh pihak, diharapkan RPJPD Kota Probolinggo tahun 2025-2045 yang akan dirumuskan melalui proses konsultasi ini dapat menjadi panduan yang kuat dan berdaya tahan untuk pembangunan Kota Probolinggo menuju masa depan yang lebih baik.

×

Apakah anda mempunyai pertanyaan?

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp atau mengirim email kepada kami bappedalitbang@probolinggokota.go.id

× LAYANAN ONLINE